5 Pembelian Pemain Terburuk Di Liga Inggris, Nomor 4 Gagal Total
5 Pembelian Pemain Terburuk Di Liga Inggris, Nomor 4 Gagal Total - Menjelang musim baru sejumlah klub-klub pastinya melakukan perombakan, dan salah satunya mendatangkan pemain baru pada jendela transfer pemain. Lantaran ingin menambah ketajaman skuadnya sejumlah klub-klub Liga Inggris harus rela merogoh kocek cukup banyak.
Meski sudah merogoh kocek cukup dalam, nyatanya pemain yang mereka beli tak memberikan kontribusi cukup besar bagi klub yang dibelanya.
Dan diantara liga-liga eropa lainnya, Liga Inggris merupakan Liga yang terbilang cukup menarik, hal ini dikarenakan klub-klub dari Liga Inggris berani membayar besar pemain incarannya. Dan berikut pembelian terburuk klub-klub Liga Inggris musim ini:
1. Victor Lindelof (Manchester United)
Victor Lindelof resmi diboyong setan merah dari Benfica denga nominal sebesar 31.5 juta pounds atau sekitar Rp 611 miliar. Penampilan apik Victor Lindelof saat bermain di Benfica dan juga Timnas Swedia, membuat banyak pihak meyakini jika ia akan menjadi pemain besar di Manchester United.
Prediksi itupun langsung terpatahkan ketiak Victor Lindelof sering membuat blunder saat dimainkan. Di laga debutnya saja, kala The Red Devils melawan Huddersfield Town, Victor Lindelof malah membuatbdua blunder yang mengakibatkan timnya kalah 1-2.
2. Davy Klaassen (Everton)
Davy Klaassen dibeli Everton dari Ajax Amsterdam dengan harga 24,3 juta atau sekitar Rp 471 miliar. Pemain yang berposisi pada gelandang ini digadang-gadang akan menjadi pemain yang mampu mengubah permainan Everton agar lebih greget lagi. Hal ini dikarenakan, Davy Klaassen telah mampu membawa Ajax Amsterdam pada performa terbaiknya, yakni menembus final Liga Eropa pada tahun 2016-2017.
Namun, dengan berjalannya waktu, Davy Klaassen malah tampil jauh dari harapan, bahkan posisinya pun bisa direbut Glyfi Sigurdsson untuk skuad inti Everton musim ini.
3. Jairo Riedewald (Crystal Palace)
Jairo Riedewald juga merupakan pemain jebolan Ajax Amsterdam, dan ia dibeli Crystal Palace pada jendela transfer musim panas tahun 2017. Jairo Riedewald bergabu ke Crystal Palace karena dibawa mantan pelatihnya ketika masih di Ajax Amsterdam, yakni Frank De Boer yang bertugas untuk menjadi pelatih Crystal Palace. Dan karena masa kerja Frank De Boer bersama Crystal Palace hanya sebentar saja, maka kemampuan Jairo Riedewald semakin tak terlihat.
Pada ajang Liga Inggris musim ini saja ia baru bermain 11 kali, dan 7 kali diawalinya melalui pemain pengganti. Catatan permainannya juga semakin buruk, yakni hanya mendapatkan nilai dua aksi bertahan.
4. Renato Sanches (Swansea)
Renato Sanches merupakan talenta muda berbakat yang dimiliki Timnas Portugal, bahkan gemilangnya penampilan Renato Sanches membuatnya mampu mengantarkan Timnas Portugal untuk meraih juara Piala Eropa 2016. Bahkan ia juga meraih gelar pribadi juga, yakni pemain muda terbaik 2016.
Atas penampilannnya yang luar biasa, membuat ia dilirik Bayern Munich, dan Bayern Munich pun berhasil memboyongnya dari Benfica.
Bermain di klub sebesar Bayer Munich, malah membuat penampilan Renato Sanches jauh dari harapan. Akhirnya, pihak Bayern Munich meminjamkan Renato Sanches ke Swansea City.
Bermain di Swansea City, tak bisa juga mengangkat Renato Sanches pada permainan terbaiknya. Dan di Swansea City saja ia baru tampil 12 pertandingan, dan belum juga memberikan kontribusi gol maupun assist.
5. Tiemoue Bakayoko (Chelsea)
Tiemoue Bakayoko dipinang Chelsea dari AS Monaco pada musim panas 2017 dengan harga 36 juta pounds atau sekitar Ro 698 miliar. Chelsea mendatangkan Tiemoue Bakayoko untuk menggantikan peran Nemanja Matic yang memilih menyeberang ke Manchester United.
Mahalnya harga Tiemoue Bakayoko tak sebanding dengan performanya di atas lapangan, dia juga gagal membentuk lini tengah Chelsea yang kokoh. Kontribusi Tiemoue Bakayoko bersama Chelsea musim ini sudah tampil sebanyak 25 pertandingan dan ia hanya mampu mengemas 2 gol serta 2 assist.
Sumber: Okezone
Meski sudah merogoh kocek cukup dalam, nyatanya pemain yang mereka beli tak memberikan kontribusi cukup besar bagi klub yang dibelanya.
Dan diantara liga-liga eropa lainnya, Liga Inggris merupakan Liga yang terbilang cukup menarik, hal ini dikarenakan klub-klub dari Liga Inggris berani membayar besar pemain incarannya. Dan berikut pembelian terburuk klub-klub Liga Inggris musim ini:
1. Victor Lindelof (Manchester United)
Victor Lindelof resmi diboyong setan merah dari Benfica denga nominal sebesar 31.5 juta pounds atau sekitar Rp 611 miliar. Penampilan apik Victor Lindelof saat bermain di Benfica dan juga Timnas Swedia, membuat banyak pihak meyakini jika ia akan menjadi pemain besar di Manchester United.
Prediksi itupun langsung terpatahkan ketiak Victor Lindelof sering membuat blunder saat dimainkan. Di laga debutnya saja, kala The Red Devils melawan Huddersfield Town, Victor Lindelof malah membuatbdua blunder yang mengakibatkan timnya kalah 1-2.
2. Davy Klaassen (Everton)
Namun, dengan berjalannya waktu, Davy Klaassen malah tampil jauh dari harapan, bahkan posisinya pun bisa direbut Glyfi Sigurdsson untuk skuad inti Everton musim ini.
3. Jairo Riedewald (Crystal Palace)
Pada ajang Liga Inggris musim ini saja ia baru bermain 11 kali, dan 7 kali diawalinya melalui pemain pengganti. Catatan permainannya juga semakin buruk, yakni hanya mendapatkan nilai dua aksi bertahan.
4. Renato Sanches (Swansea)
Renato Sanches merupakan talenta muda berbakat yang dimiliki Timnas Portugal, bahkan gemilangnya penampilan Renato Sanches membuatnya mampu mengantarkan Timnas Portugal untuk meraih juara Piala Eropa 2016. Bahkan ia juga meraih gelar pribadi juga, yakni pemain muda terbaik 2016.
Atas penampilannnya yang luar biasa, membuat ia dilirik Bayern Munich, dan Bayern Munich pun berhasil memboyongnya dari Benfica.
Bermain di klub sebesar Bayer Munich, malah membuat penampilan Renato Sanches jauh dari harapan. Akhirnya, pihak Bayern Munich meminjamkan Renato Sanches ke Swansea City.
Bermain di Swansea City, tak bisa juga mengangkat Renato Sanches pada permainan terbaiknya. Dan di Swansea City saja ia baru tampil 12 pertandingan, dan belum juga memberikan kontribusi gol maupun assist.
5. Tiemoue Bakayoko (Chelsea)
Tiemoue Bakayoko dipinang Chelsea dari AS Monaco pada musim panas 2017 dengan harga 36 juta pounds atau sekitar Ro 698 miliar. Chelsea mendatangkan Tiemoue Bakayoko untuk menggantikan peran Nemanja Matic yang memilih menyeberang ke Manchester United.
Mahalnya harga Tiemoue Bakayoko tak sebanding dengan performanya di atas lapangan, dia juga gagal membentuk lini tengah Chelsea yang kokoh. Kontribusi Tiemoue Bakayoko bersama Chelsea musim ini sudah tampil sebanyak 25 pertandingan dan ia hanya mampu mengemas 2 gol serta 2 assist.
Sumber: Okezone






Main judi bola dengan presentase kemenangan tertinggi
ReplyDeleteAtas penampilannnya yang luar biasa